Jejaring Sosialku

Jejaring Sosialku

Adysuprapto.wordpress.com. Kuliah diteknologi adalah hal yang aneh kalau tak kenal teknologi atau perkembangan informasi. Bisa dibilang bahwa perkembangan teknologi sekarang membuat jarak itu bisa disederhanakan. Salah satu perkembangan teknologi yang sangat pesat adalah internet. Seiring perkembangan internet selalu diimbangi dengan teknologi yang menunjang hal yang ada dalam internet tersebut, salah satunya fitur seach engine, e-mail, jejaring sosial (Facebook, Twitter, Google+, Friendster, dst) serta masih banyak lagi. Stop, Ini bukan menerangkan perkembangan teknologi melainkan tentang Jejaring Sosialku.

Memiliki beberapa account jejaring sosial adalah hal yang wajar, yang tidak wajar adalah memiliki status sedih yang sama dalam account disetiap detiknya. Jejaring sosial adalah dimana kita saling berkumpul bekomunikasi melalui status. Menulis status asal asalan pun sulit untuk dilakuinin bagi penulis amatiran, maka dari itu kesimpulan saya adalah status dalam jejaring sosial yang saya miliki jarang bisa untuk berbohong karna temen temen saya amatiran semua (berharap teman-teman saya tidak baca…haha), status yang lebih mengekpresikan sesuatu yang sebenarnya terjadi yang dilakukan teman – teman saya.

Banyak ekpresi yang berjatuhan dalam status terbaru jejaring sosial yang saya miliki, status yang di update dari tangan – tangan kreatif amatir teman teman saya, bentuknya seperti drama, puisi, motivator, sedih, senang, cinta – cintaan, kasmaran, rindu, benci, jomblo dan malam minggu bingung mau ngapain karna gak punya pasangan banyak saya temui dalam jejering sosial yang saya miliki.
Saya masih sangat muda kalau dibilang apakah pernah me-update status sedih seperti drama percintaan sampai tersedu sedu dan mencoba untuk tegar di dunia nyata, tentunya hal itu pernah saya alami, tapi gak sampai tersedu sedu sih cuma sedih aja #ngeles. Rasa pengen diperhatiin, bagaimana status ini sampai di depan rumahnya, masuk telinganya, masuk otaknya dan orang yang saya maksud mengerti bagaimana perasaan saya adalah hal bodoh yang pernah saya lakuin.

Saya gak pernah bertanya malu kepada diri saya pribadi. Salahnya orang yang tidak bersalah harus mendapat informasi yang salah tentang saya, Teman – teman yang waras bisa ikut gila karna comment dalam status saya sambil tertawa, orang yang tidak bersalah harus salah karena mereka harus baca status saya dengan terpaksa karna masuk dalam berita terbaru mereka.

“Menurut kalian itu gimana??…….” Haha…………

Update status yang membuat temen-temen saya ikut setres karna baca status saya jarang saya lakuin sekarang. Karna menurut saya rasa ketergantungan detik demi detik dengan status harus sedikit demi sedikit dihilangin. Sebenarnya lebih tepatnya adalah membatasinya, Karna mengenal pasangan melalui jejaring sosial bukan hal yang tidak mungkin. Melihat history status yang pernah di update bisa jadi baik bisa juga buruk. Bisa bayangin buruknya kalau yang baca adalah calon mertuamu dan mereka baca tentang kamu dan mantan – mantanmu. Bisa bisa pertanyaan pertama calon mertuamu adalah :

“Nak Udah berapa kali pacaran?? Putus nyambung putus nyambung ya”.

“Bapak sama Ibu selalu ikutin perkembangan status kamu” .

“Gak bakal balikan sama mantan lagi kan??………”

“ -_- “ (Kamu……!!!).

#Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s